03
Nov
16

Kesedihan

Pagi ini saya ke makam Bapak. Saya menyadari sesuatu, ada satu kesedihan mendalam yang ternyata tidak bisa saya bicarakan sama sekali dengan orang lain. Ada kesedihan mendalam yang tak terkatakan. Ada kesedihan mendalam yang hanya bisa saya rasakan. Ada kesedihan mendalam yang harus saya cari tahu sendiri maknanya tanpa mencari dan meminta orang lain untuk membantu menelaah maknanya. Ada kesedihan mendalam dengan luka yang menganga dan tak akan ada satu orang pun yang bisa menutupnya.

KESEDIHAN AKAN KEHILANGAN SOSOK SEMPURNA DALAM HIDUP SAYA.

Saya sadar tidak akan ada yang suka jika saya berbicara tentang kesedihan saya. Seringkali saya mencoba berbicara karena berat rasanya, tetapi orang hanya ingin mendengar cerita bahagia. Saya memilih untuk tidak meneruskan cerita. Begitu pun selanjutnya dan selanjutnya. Kesedihan itu masih ada.

 


0 Responses to “Kesedihan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: