24
Oct
14

Sudah hampir pukul 4 pagi. Mataku belum juga mampu terkatup. Segala macam hal menggerayangi pikiranku. Aku lelah terus menerus terlihat bahagia. Aku lelah terus menerus terlihat seperti anak baik dan manis. Aku lelah terus menerus terlihat sopan. Aku lelah terus-menerus menjaga mata. Aku lelah terus menerus menjaga lidah. Aku lelah. Bukankah ini hidupku? Bukankah aku harus jadi diriku sendiri? Memang benar konstruksi budaya ini membunuhku.

Sejujurnya, aku tak selalu bahagia. Sejujurnya aku tak selalu baik dan manis. Sejujurnya aku ingin memberontak. Sejujurnya aku tak selalu sopan. Sejujurnya aku ingin menelanjangi semua orang dengan mataku. Sejujurnya lidahku gatal mengatai-ngatai banyak orang. Sejujurnyaaaa…..

Ah sudahlah.


0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: